Pagi yang cerah, secerah hati kami semua yang bergelut di perguruan muhammadiyah. Ya, hari ini 19 november 2018 merupakan bagian dari rangkaian acara untuk menyemarakkan milad muhammadiyah ke 106 (18 november 1912 – 18 november 2018) acara kami awali dengan upacara yg berlangsung dgn penuh khitmad, yg dihadiri oleh para Undangan dari PDM, PDA, Ortom, BTM, Lazis serta bapak ibu guru dari SMP dn MI Muhammadiyah 1 Jombang. Cuplikan lantunan syair indah terdengar dan bibirpun tergerak mengikutinya “ditimur fajar cerah gemerlapan, mengusir kabut hitam, menggugah kaum muslimin, tinggalkan peraduan.. lihatlah matahari telah tinggi, diufuk timur sana, seruan ilahi robbi, sami’na wa atho’na..” entah kenapa diri ini merinding haru ketika lagu itu dinyanyikan. Seakan kerinduan ini sudah meruang dan mewaktu.

Sang pembina upacara, yakni Bpk. Muh Khoirul Abduh, S.Ag., M.Si menyampaikan bahwa milad kali ini bertemakan “ta’awun untuk negeri” yang menggugah semangat kami untuk selalu tolong menolong kepada sesama, terutama untuk negeri tercinta ini .

Setelah upacara, ada satu kegiatan yang sudah ditunggu tunggu oleh anak2, yaitu market day. Kegiatan ini selain untuk menyemarakkan milad muhammadiyah ke 106, juga bertujuan untuk membangun karakter anak untuk mandiri, bersosialisasi, kreatif dan tentunya inspiratif. Bermacam macam yang di jual dalam market day, mulai dari makanan, minuman, alat tulis, asesoris lucu2, dll yang membuat konsumen ingin memborong semuanya. “Enterpreneur cilik” begitu saya menyebutnya. Mulai dari kelas 1-6 unjuk kebolehan dalam mempromosikan dagangannya. Mereka belajar bagaimana cara menarik minat pembeli, menawarkan, menjelaskan barang dagangannya, sampai menghitung uang kembalian. Wahh serunya … ☺
Yang lucu ketika ada transaksi dari kelas 1, ketika sang penjual dan pembeli belum mengerti nominal uang, akhirnya keduanya hanya berakad “ikhlas sama ikhlas” 😁

Serunya belajar di perguruan muhammadiyah, semoga kedepannya muhammadiyah semakin bersinar, menerangi setiap inci dari bumi ini. Dan ta’awun untuk negeri tak pernah lekang oleh waktu. (uci)

Leave a Comment