PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH

Oleh: Dinar Lazuardy *)

____________
Pada dasarnya pendidikan adalah suatu usaha yang sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi siswa, sedangkan pengertian karakter adalah watak, tabiat, akhlak atau kepribadian seseorang.

Membentuk siswa yang berkarakter bukan suatu upaya yang mudah dan cepat. Hal tersebut memerlukan upaya terus menerus yang harus ditindak lanjuti dengan aksi nyata, dan diperlukan sejumlah waktu untuk membuat semua itu menjadi kebiasaan dan membentuk watak atau tabiat seorang siswa.

Selain itu pendidikan karakter akan menjadi salah satu jawaban yang mana banyak persoalan muncul yang diperkirakan bersumber dari gagalnya pendidikan moral yang sulit ditanamkan. Masalah-masalah tersebut mengerucut kepada kedisiplinan siswa dan solusi atas kedisiplinan tersebut adalah pendidikan karakter. Sederhananya, pendidikan karakter dimulai dari kita karena kita lah yang akan mengkarakterkan anak-anak kita.

Sejatinya seorang guru adalah digugu dan ditiru, jadi apa yang kita ucapkan dan apa yang kita lakukan akan dicontoh oleh anak-anak kita. Never too old to learn, tidak ada kata terlambat untuk belajar. belajar apa? mari belajar berkarakter. Guru yang notabene adalah manusia biasa, lahir dan tumbuh dari berbagai backround keluarga dan lingkungan, tidak menutup kemungkinan jika dalam bertindak tutur di lingkungan sekolah akan “keprucut” atau keceplosan. Namun sesungguhnya profesi guru lah yang mengerem kita untuk tidak sembrono dalam segala hal.

Bersyukur kita terlahir menjadi seorang pendidik, Pendidik untuk anak-anak kita di rumah juga untuk anak-anak kita di sekolah. Terlebih untuk kita para wanita, di rahim kita ada kader ummat, di rahim kita ada penerus perjuangan dan di tangan kita pendidikan itu dimulai. Iya, ibu adalah sekolah pertama untuk anaknya!اَلْأُمُّ مَدْرَسَةٌ

Pendidikan karakter di sekolah memang harus bersinambung dengan pendidikan karakter di rumah, oleh karena itu butuh kerja sama antara orang tua dan guru. Pendidikan karakter di sekolah bisa dimulai dari hal yang sederhana, seperti yang telah menjadi rutinitas kita di pagi hari saat menyambut anak-anak kita, dengan senyum, salam dan sapa.

Dari hal sederhana di atas, kita bias belajar untuk “Tidak Cuek” dengan sesama. Berlanjut dengan nilai religious, nilai kejujuran, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai mandiri dan lain-lain.

Di sini sekolah memiliki beberapa peran dalam pendidikan karakter anak-anak, diantaranya: Anak bisa lebih bereksplorasi, anak bisa menemukan bakat, anak bisa belajar lebih menghargai, dan mengajarkan tentang pentingnya hidup bersosial.

Alhamdulillah, madrasah kita sudah banyak menerapkan pendidikan karakter terhadap siswa juga guru, seperti :

1. Sholat berjamaah, berawal dari sebuah keterpaksaan akhirnya menjadi suatu kebiasaan, dan semoga hal baik ini akan dibawa ke rumah.

2. Menata sandal saat jamaah dzuhur berlangsung, terlihat sangat sederhana dan semoga tetap terjaga.

3. Adanya Jum’at berbagi, hal yang terlihat sederhana ini sebenarnya berdampak sangat positif. Anak akan berlatih untuk memberi, dan berbagi. Dengan demikian maka musnahlah sifat bakhil atau pelit.

4. Mencuci piring sendiri setelah makan siang, terdengar sepele namun sebenarnya tidak mudah. Jangankan yang kelas 1 atau 2, saya sendiri pernah menyaksikan siswa kelas 6 yang kebingungan saat mencuci piring, sudah disabun depannya, dibilas, trus disabun lagi belakangnya, wal akhir piring ditumpuk masih dalam keadaan bersabun.

5. Soal larangan duduk di atas meja, bahkan ada beberapa guru yang memberi sanksi kepada siswanya jika sampai melakukannya. Bukan kita cari masalah, tapi menanamkan hal sederhana sejak dini itu yang utama. Kebiasaan duduk di atas meja jelas tidak baik, selain qalil adab hal itu juga termasuk zholim karena menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya.

6. Juga tentang larangan makan minum Sambil berdiri apalagi berjalan, sebenarnya bukan sekolah yang punya aturan seperti ini tapi agama yang melarang. لاَ يَشْرَبَنَّ اَحَدُكُمْ قاَئِماً Alhamdulillah, kita bisa karena biasa.
Kongklusinya, pendidikan karakter di sekolah memang sangatlah penting guna membangun mental yang kuat dan kreatif.

Tugas kita belum usai, bahkan bisa dikatakan baru dimulai. Self reminder juga buat kita para guru yang masih berusaha hidup berkarakter, terus berjuang coz we born to be fighter. Sebenarnya masih banyak lagi macam-macam pendidikan karakter yang bisa kita tanamkan sejak dini, dan andai saja selama di rumah anak-anak belum mendapatkan pendidikan karakter yang layak maka tugas kita di sekolah memberi sentuhan dan memulai hidup berkarakter.

Kita meyakini bahwa dengan hidup berkarakter maka akan terciptanya insane akademisi yang religi, intelek, berwibawa, berwawasan luas, dan diterima di masyarakat luas.  Tidak mudah menanamkan hal positif, tapi percayalah tidak sulit untuk mencetak kader ummat li I’la’I kalimatillah.

That’s all,

Semoga bermanfaat.    
____
MIM 1: 15 Nop. 2017

*) Kepala Urusan Al-Islam & Kemuhammadiyahan (AIK)

Leave a Comment